Selamat Datang ..... ^__^

Wah terimakasih untuk anda yang sudah mau berkunjung ke Blog saya dan sahabat- sahabat saya yang menjadi inspirasi bagi saya ... Sebelumnya mohon maaf apabila ada yang kurang pas di hati ... Nah karena sudah datang ... silahkan lihat- lihat dulu sejenak di blog ini .. ok ok ok * ^__^ *

Friday, August 9, 2013

Contoh Esai Gagasan

Membina Masyarakat Sadar Hukum

Suatu Negara tak akan berdiri dengan kokoh tanpa ada hukum sebagai penyokongnya. Negara bisa disebut bukan negara tanpa adanya hukum. Indonesia salah satunya. Bhineka Tunggal Ika memang semboyan Negara Republik Indonesia. Yang artinya berbeda-beda tapi tetap satu. Namun, tak selamanya semboyan itu dapat berfungsi secara efektif. Ada banyak faktor yang menyebabkan goyahnya semboyan tersebut. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah alat yang dapat mempertahankan semboyan tersebut. Salah satunya adalah hukum. Dengan tidak adanya hukum, tentu negara ini akan carut marut. Bagaimana tidak, sudah ada saja negeri ini masih carut marut. Mengapa demikian? Bukankah hukum itu ada untuk menjadikan masyarakat menjadi masyarakat tertib sosial? Tapi, kenapa justru masih saja tak ada perubahan? Padahal, berbagai aturan sudah dibuat untuk menyelesaikan berbagai masalah di negeri ini dan untuk memberikan perubahan kearah yang lebih baik.
Akhirnya, masalah masyarakat Indonesia yang masih belum melek hukum terungkap. Sebab, banyak sekali masyarakat yang belum mengerti tentang hukum negara ini. Kurangnya sosialisasi terhadap hukum di masyarakat menyebabkan ketimpangan terhadap hukum di negara ini. Wajar jika hukum yang baru dibentuk dan diresmikan hanya beberapa kalangan masyarakat saja yang mengetahui hal tersebut. Karena, hukum yang sudah ada sejak lama saja masyarakat masih banyak yang belum tahu.
Hukum memang dibuat untuk seluruh rakyat dan untuk ditaati. Namun, tetap saja ada beberapa masyarakat yang acuh tak acuh akan aturan sekaligus dengan sanksinya itu. Akhirnya, aturan itu dilupakan dan lama-lama mati. Kurangnya pendidikan menyebabkan beberapa pihak hanya ikut manggut – manggut saja terhadap suatu aturan walau mereka tidak mengerti untuk apa aturan itu dan untuk siapa aturan itu. Bahkan ada beberapa pihak yang tidak perduli atau cuek akan sanksi dari aturan yang dilanggar. Karena mereka berpikir sanksi itu masih bisa mereka tanggung. Bahkan, ada yang tidak menjadikan sanksi itu sebagai pelajaran bagi mereka karena itu sudah biasa. Prinsip “Ah … orang lain juga tidak mematuhi.” Sudah jadi tradisi yang turun temurun. Kurangnya pengawasan menambah permasalahan. Tidak cocoknya antara sanksi dengan perkara yang diperbuat membuat berbagai pihak geram. Bahkan ada beberapa pihak yang menutupi kesalahan-kesalahan yang telah diperbuat agar bisa meringankan beban mereka. Sehingga masalah terus diungkit – ungkit dan justru membuang – buang waktu.
Ada beberapa pihak yang melimpahkan kesalahan mereka kepada orang lain. Adapun pihak yang bahkan mereka pasrah ketika dikenai hukuman yang tidak setimpal dengan apa yang mereka perbuat karena mereka tidak punya kekuatan apa – apa . Tidak ada perlindungan dan penghargaan lebih terhadap mereka yang mengatakan kebenaran, membuat sebagian besar orang malas berbicara dan berpura-pura tidak tahu.. Ancaman dan kolusi adalah senjata yang paling mutakhir dalam dunia hukum untuk menutupi fakta. Yang memiliki bukti dan kekuatan lebih akhirnya yang menang.
Alasan aturannya yang terlalu bertele-tele membuat sebagian masyarakat lebih baik tidak perduli akan hukum tersebut. Bahkan ada aturan yang hanya menguntungkan beberapa pihak. Penyelidikan pun dapat dimanipulasi. Lagi – lagi, kolusi dan nepotisme berlaku disaat yang bersamaan. Ditambah lagi tidak adanya aturan untuk anak dibawah umur, membuat mereka ikut merasakan dunia orang dewasa lebih cepat. Walaupun ada, tapi kurang jelas hukumnya. Memang aturan-aturan di Indonesia saat ini ada beberapa yang harus dibenahi. Disesuaikan dengan jaman dan kondisi masyarakat. Penegak hukum memang menegakkan hukum bukan berarti mereka kebal terhadap hukum.
Jika ada satu organisasi khusus yang dibentuk oleh pemerintah untuk mensosialisasikan hukum kepada seluruh masyarakat di Indonesia. Yang mengadakan penyuluhan dan sosialisasi mulai dari yang di pedalaman, di pelosok, di desa, sampai di kota.  Masyarakat bisa saja menjadi lebih melek hukum dan sadar hukum. Sehingga mereka pun bisa menilai mana yang benar dan mana yang salah. Tentunya dengan persepsi mereka yang disesuaikan dengan aturan yang berlaku. Sehingga para penegak hukum malu jika mereka salah dalam menjalani tugasnya.  Jika ada beberapa pihak yang menolak kebijakan tersebut, maka mereka sebenarnya tidak memiliki jiwa pemimpin.  Karena jika organisasi itu bukan dari pemerintah, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah tidak akan meningkat. Dan lebih baik lagi jika mereka dilindungi aturan tersendiri.
Seharusnya moral masyarakat Indonesia lebih ditingkatkan  lagi,  dibina, dan dibangun sejak dini agar generasi muda tidak mengulangi kesalahan yang telah dilakukan para pendahulu mereka. Menerapkan rasa malu bila melakukan hal yang buruk dan menumbuhkan rasa tanggung jawab sebagai warga negara yang baik. Menjadikan pendidikan karakter dan pendidikan kewarganegaraan sebagai sesuatu yang menarik bukan sesuatu yang mengekang.  Sehingga, jika generasi yang lebih muda melakukan hal yang positif, mungkin generasi yang lama akan malu bila mereka melakukan hal yang sebaliknya. Pendidikan agama sangat mempengaruhi dalam pembentukan karakter masing – masing individu. Agar tidak ada Nara Pidana dibawah umur. Bila ada, hukumannya sebaiknya setimpal dan dilakukan rehabilitasi untuk mereka. Seperti berikan pendidikan karakter yang lebih untuk mereka dan adakan sekolah khusus untuk mereka. Jika mereka telah berubah menjadi orang yang lebih baik, maka hadiahkan mereka dengan memperbaiki citra mereka di mata masyarakat. Dan berikan sanksi yang lebih jika mereka melakukan kesalahan kembali. Sebaiknya, orang yang menegakkan keadilan dan kebenaran didukung, dihargai, dan dilindungi bukan malah sebaliknya. Dan prinsip keadilan,  kebijaksanaan, dan tidak pandang sebelah mata dijunjung tinggi. Dan ada hukum yang melindungi mereka. Jika demikian mungkin masyarakat akan lebih perduli akan hukum. Karena hukum tidak seburuk apa yang sebelumnya mereka pikirkan. Sehingga tidak ada yang diremehkan dan direndahkan di mata hukum Indonesia. Hukum Indonesia bisa menjadi hal yang menarik tapi tetap dijunjung tinggi.

Thursday, March 7, 2013

My Friends

My Friends .. we are Outfinite @Genk Dangdut

This photo taken when we was 2nd grade in high school


This photo taken in Lita's birthday party

And I have a big family in my school ... That is HKPI ( Himpunan Keluarga Pelajar Islam)

 this photo taken when we had activities at Singgasana


And this is my cousin

My cousin's name is Desi (left) she is older than me. We was at AMPERA, Palembang.
I hope you enjoy it ...

Sunday, August 5, 2012

Aih ... kue


Ummmm .... Wah dah mau idul fitri nih .... biasanya ada cemilan-cemilan nih ... Dan biasanya yang paling diminati adalah kue kering dan coklat. Pokonya yang manis-manis . Coklatnya Aih coklat nah kuenya ya Aih kue ...



      1.Nah yang diatas namanya nastar ... tapi bedanya nastar Aih kue ... yaitu ... adonannya mengandung keju, lembut, dan aromanya menggoda selera. Selai nanas yang lembut dipadu dengan parutan keju kering diatasnya. Wah ...


        2. Selanjutnya ada Bola Biskuit Coklat .... emmm ... cocok sekali untuk para pecinta biskuit + coklat ...  Melting-melting gimana gitu ya di mulut ... wah ...

   3. Ada juga kue keju ... hampir setiap tahun nih kalau udah mendekati lebaran biasanya kue keju paling banyak diminati ... Dari adonannya sampai sentuhan akhirnya aja pakai keju. Sayang sekali kalau gak beli ... ha ha ha


 Nah ... untuk yang mau mesen kue - kue diatas .... Harga pertoplesnya Rp 60.000 untuk ukuran 1/2 kg. Nah ... rasa , ke higienisan dan kualitas gak bisa diremehin.
  Kalau ada yang mau beli 3 Toples ... Harganya jadi Rp 160.000 nih ... Ayo beli !!!!!!! Insyaallah gak nyesel ...oiy ... jangan lupa yang mau .... baik Aih coklat atau Aih Kue .. Hubungi 087823698229 ok

Tuesday, July 10, 2012

Coklat untuk keluarga


 
















































Assalamualaikum ... wah apa kabar  semua ......... ???

    Kali ini saya mau menawarkan salah satu produk saya ... yaitu coklat ... seperti terlihat dari foto-foto diatas ... Coklat-coklat ini dikemas menggunakan toples .. ukuran toplesnya 1/4 kg. 
    Kualitas coklat tidak usah diragukan lagi ... saya mengolah coklat batangan yang insyallah Halal karena di kemasan coklat batangan itu sudah tercantum lebel halal dari MUI . Saya juga menggunakan cara pengolahan yang bersih. 
     Nah jika ada yang ingin memesan ... silahkan komentar dibawah ... atau hubungi Nomor kontak saya jika anda tahu . He he he .... pemesanan maks tanggal 14 Agustus 2012 untuk paket lebaran ya ...Soalnya insyaallah saya mau mudik .. ho ho ho ^__^

AYO ..!!!! Cintai Produk Indonesia !!!











Sunday, February 26, 2012

Alam Karakter itu mengasikkan loh

 Wah wah ... hari ini tanggal 26 February 2012 .... telah diresmikan Alam Karakter apa ya itu alam karakter ???? ... Pengen tau ???? buka aja link ini ..
http://www.alamkarakter.com/

ehm .... wah wah ... subhanallah ya ... acaranya keren .. jadi menambah motivasi deh ..... ikutan yuk ...

Friday, January 13, 2012

Cara merawat kulit secara alami (untuk yang tidak berminyak ataupun sebaliknya)

^__^

Nah kemarin kan untuk yang berminyak... Nah sekarang saya ngasih tips nih untuk kita yang mau merawat atau memperbaiki kulit wajah ..

Nah bagi yang tidak berjerawat ... Bisa saja kulitnya itu kering atau memang tidak berjerawat. Biasanya bagi yang kering .. Kita juga tidak bisa asal merawat kulit. Betul ??

Kalau mau bikin kulit kita lembab ... banyak caranya loh yang pasti alami dan mudah ... selain kulit insyaallah lembab.. kulit juga bisa jadi lebih bersih dan halus..

1. Pakai masker alpukat ...
Caranya campurkan alpukat yang matang dengan susu murni atau kental manis. Nah perbandingannya 3:1 . Jadi lebih banyak alpukat. Ya yang penting jangan terlalu cair ya .. yang penting masih bisa dijadikan masker untuk wajah.

2.Pakai Daun Cingcau
Seperti biasa daun cingcau diremas-remas dan diambil sarinya . Atau langsung saja digosok-gosok diwajah. Jangan terlalu keras juga ya! Dijadikan masker. Diamkan hingga mengering. Lalu bilas.

3.Pakai masker berkuang aatau mentimun
Nah bengkuang dan mentimun yang pastinya dibuat bubur lalu dijadikan masker. Salah satu juga sudah cukup.

4. Pakai pepaya
Ya sama saja ya seperti yang sebelumnya. Pepaya ditumbuk lalu dijadikan masker.

5.Pakai Semangka
Ya dijadikan masker lagi .. kalau semangka insyaallah bisa .. tapi kalau melon belum tentu .. tergantung kulit yang memakainya ya ..

6. Pakai Madu
Seperti yang lainnya, madu juga dijadikan masker.

Nah hanya segitu yang saya tau untuk melembabkan kulit dengan cara alami ... OIYA!! kalau perih itu wajar ya .. namanya juga kulit kering ...

Untuk yang mau merawat lagi ... seperti
1. Untuk membuat kulit wajah merona .... kita bisa pakai tomat matang .. dan dijadikan masker .. kalau panas .. wajar memang itu efeknya ...
2.Untuk memutihkan kulit ... kita bisa pakai masker bengkuang, masker beras, bedak beras, jeruk nipis dan lemon. Ya walau hasilnya tidak semaksimal bahan kimia ... tapi lebih baik .. toh memang kita berkulit sawo matang ...
3. Untuk menghaluskan kulit .. kita bisa pakai minyak zaitun , susu murni, tanah mati dari arab, pisang, madu dan pepaya.

dan yang paling penting adalah berwudhu .. karena berwudhu dapat membuat wajah kita menjadi lebih bercahaya ... 

Nah hanya sedikit yang saya tau ... itu juga berdasarkan pengalaman dan saran dari orang lain ... nah kalau kulitnya sensitif .. jangan coba-coba ... Nah .. sekian Informasi dari saya .. semoga bisa bermanfaat .. dan insyaallah efektif ... Amin ..


Wednesday, January 11, 2012

Cara Merawat Kulit Secara Alami ( Bagi kulit berminyak)

^__^

Wah wah ... rasanya sulit ya dapet wajah yang bersih alami . .. Oops .. kata siapa ? Ah nggk juga kali ... ya walau gak bersih bersih banget.

Buktinya .. saya sendiri gak pernah pakai make-up . Bahkan sabun wajah dan bedak saja tidak pernah .

Mau tau rahasianya ?? He he he .. sebenernya sih bukan lagi rahasia ya .. soalnya tips ini udah menyebar dimana-mana .

Bagi yang kulitnya berminyak .. ada banyak cara ngilangin minyak di wajah. YAng gak berminyak juga bisa kok!!

1. Pakai bedak beras ...
Beras direndam minimal selama 1 minggu. Airnya sering diganti. Terus disaring terus ditumbuk sampai kaya bedak. Nah kalau mau jadiin masker juga bisa. Ditambahin aja susu murni. Pakai setelah kita beraktifitas atau waktu malam saat setengah jam sebelum tidur ..

2. Pakai jeruk nipis ...
Uh .. memang ya jeruk nipis bikin sakit kalau kita pakai ke wajah. Terutama bagi yang berjerawat. Tapi, jeruk nipis ini bisa bikin bersih dan segar. Jeruk nipis digosok-gosok diwajah. Terus tunggu mengering. Ya jadi kaya masker lagi. Nah selain menghilangkan minyak. Jeruk nipis juga bisa bikin kulit lebih putih

3.Pakai Tanah mati dari arab.
Untuk yang satu ini memang memerlukan dana yang gede sih memang . Tapi selain bikin kulit bersih . Tanah ini juga bisa bikin kulit merona.

4. Pakai sirih
Wah daun sirih juga bisa ngebantu loh. Tapi harus tahan bau dan perih. Awalnya daun sirih dikucek-kucek sampai sari dan daunnya hancur. Terus digosok-gosok ke wajah. Nah kalau mau di jadikan masker atau didiamkan hingga kering. Baru lah cuci muka.

5. Pakai tanah yang bersih
Wah .. jangan kaget ya .. tanah juga bisa ngebantu ngilangin minyak. Tapi harus yang bersih dan subur. Dijadikan masker dan kalau bisa sebagai pelarutnya pakai susu.

oiya .. berwudhu juga bisa membantu kita membersihkan noda-noda di wajah ya ... 

Nah ini tips untuk kulit berminyak .. nah selamat mencoba ya ... Insyaallah saya akan memposting cara merawat kulit wajah agar bersih dan merona ... mungkin gak wajah aja ... tapi kulit badan juga .. ok ok ok! ... oiya ... selamat mencoba ya ..

PERINGATAN : 
Kalau sensitif jangan mencoba-coba ya ... nanti malah tambah parah !!!!!

Saturday, December 17, 2011

Rumus kehidupan / Formula of life

^__^ Bismillahirohmanirrohim





 Zaman sekarang ... kejujuran itu sulit sekali dihargai .... mmm .. kata siapa ? Honest isn't important . Who said that ? ... oh .. no no no .. Apakah sulit dihargai ? atau bahkan tidak dihargai ? ... Kata siapa ?? ya .. mungkin tidak dihargai oleh manusia ... tapi Allah sampai kapanpun akan tetap menghargai orang yang jujur till the end of life ...

Supaya kita tidak terjerumus bersama syetan ... Lebih baik kita selalu remember this formula of life dalam kehidupan kita sehari-hari ...

+ x + = +  confirm the right thing is right ... that is truth .. membenarkan yang benar itu adalah kebenaran
+ x -  = -  confirm the wrong thing is right ... that is mistake ...membenarkan hal yang salah adalah kesalahan
- x +  = -   confirm the right thing is wrong ... that is mistake .. mensalahkan hal yang benar adalah kesalahan
- x -  = + confirm the wrong thing is wrong .. thas is truth ... mensalahkan hal yang salah adalah kebenaran

Hidup itu gak asik tanpa ada masalah ... no problem no fun ...  masalah itu dihadapi bukan dihindari ... we have to solve the problem ... hadapilah dengan bijak agar kita tidak terjerumus ke hal yang negatif ... sampai kapanpun masalah itu gak akan bisa dihindari ...cause till the end we can't keep away from the problem .. so solve it wisely
kawan ... kita adalah bunga yang masih kuncup .... jika kita terlalu banyak memikirkan dan mengikuti bunga   yang mulai layu (lagi mekar) .. maka kita gak akan bisa mekar ... tapi malah ikutan layu sebelum mekar .. jadi apapun yang terjadi kita harus tetap bertahan dan semangat karena Allah SWT ... keep moving in Allah's way ... so we can get the price in the end .. come on ... keep spirit !!!!  ayo semangat!!!!

Dan selalu ingat sholat .Pray to Allah is very important .... Kalau seseorang menganggap sholat itu tidak penting  ... artinya ia sudah menjadi orang kafir ... Sholat itu menghindari kita dari sifat keji dan munkar ... kalau masih tetep ... berarti sholatnya dipertanyakan. .... Dan kita keadaan dimana kita dekat sekali dengan Allah adalah ketika kita sedang Sholat. Jadi perkuatlah iman kita dalam menghadapi kehidupan dizaman sekarang ... Gaul itu artinya bukan terbawa arus zaman ... tapi adalah orang yang bisa kokoh dan bertahan dalam pendiriannya ... We have to prove that Islam is cool and is the right thing in our life

Syetan aja bisa semangat bertahan dan menepati janjinya untuk menggoda manusia dari awal hingga akhir zaman .. lantas ... if syetan can do that we can do that too right ? ... masa manusia yang lebih mulia mudah menyerah dan goyah karena hal sepele ... Ayo tetap semangat .. ALLAHU AKBAR!!!



Thursday, December 15, 2011

Hal - hal yang perlu diperhatikan kalau berdoa



Berdoa itu hanya kepada Allah .. bukan kepada yang lain ... Dan setiap manusia wajib  berdoa kepada Allah untuk menghindari dirinya dari sikap sombong .. Allah justru senang bila hamba-Nya banyak berdoa apalagi hingga mendalami doa tersebut ..

Nah berikut adalah hal -hal yang mempengaruhi penilaian Allah terhadapa doa kita ... yaitu
1. Apakah doa itu berguna, bermanfaat, dan baik untuk diri kita dan orang lain ?
2. Apa yang kita harapkan ?
3. Bagaimana cara kita berdo'a?
4. Seperti apa kelakuan kita sehari - hari ?
5. Lalu sekeras apa usaha kita disamping berdoa itu ?

Nah .. Allah SWT Maha Mendengar ... jadi Dia pasti merndengar kita ... Dan Allah mengabulkannya dengan berbagai cara ...

1. Allah langssung mengabulkannya ..
2. Allah menundanya dan mengabulkannya dilain hari atau waktu ... mungkin karena belum saatnya do'a kita
      dikabulkan .. atau mungkin karena Allah nyaman dengan cara kita berdo'a ...
3. Allah menggantinya dengan yang lebih baik lagi ...

 Jadi .... jangan suuzhan ya. .. tetapi husnuzan aja ... soalnya ... apa yang kita berbuat pasti berdampak lagi kepada diri kita ... Dan doa bisa membantu kita memecahkan masalah ... terkadang ... hal yang mustahil bisa dilakukan dengan berdoa ...

Dan ini beberapa keadaan dimana doa itu mudah dikabulkan oleh Allah SWT ...

1. Orang yang terdzolimi .... Allah itu malu jika tidak mengabulkan doa orang yang terdzolimi ... tapi
    tergantung dengan do'anya ya ... kalau buruk ... ya sama aja kita berbalik mendzolimi ...
2. Doa setelah adzan sebelum iqamah
3. Doa seorang pemimpin yang adil
4. Doa orang yang shaum
5. Do'a ketika hujan lebat
6. Do'a anak yang sholeh
7. Do'a ketika sujud terakhir ketika solat 

Kalau gak salah masih ada lagi ... tapi maaf saya lupa ... kalau ada saran ... comment aja gak masalah ... Semoga .. Hal-hal diatas membuat kita makin termotivasi dan makin dekat dengan Allah SWT ... amin .... Dan jangan lupa berdo'a untuk kemajuan bangsa kita disertai dengan kemajuan Akhlaknya ya ... amin ..

KALAU MAU NGESHARE ATAU COPAS .. SILAHKAN ^___^




Wednesday, December 14, 2011

Berpakaian Tapi Telanjang



Berikut ini penjelasan dari ustadz Abduh Tuasikal tentang fenomena pakaian yang hakikatnya tetap menampakkan aurat. Saat ini sangat berbeda dengan beberapa tahun silam. Sekarang para wanita sudah banyak yang mulai membuka aurat. Bukan hanya kepala yang dibuka atau telapak kaki, yang di mana kedua bagian ini wajib ditutupi. Namun, sekarang ini sudah banyak yang berani membuka paha dengan memakai celana atau rok setinggi betis. Ya Allah, kepada Engkaulah kami mengadu, melihat kondisi zaman yang semakin rusak ini. Kami tidak tahu beberapa tahun mendatang, mungkin kondisinya akan semakin parah dan lebih parah dari saat ini. Mungkin beberapa tahun lagi, berpakaian ala barat yang transparan dan sangat memamerkan aurat akan menjadi budaya kaum muslimin. Semoga Allah melindungi keluarga kita dan generasi kaum muslimin dari musibah ini.

Tanda Benarnya Sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

صِنْفَانِ مِنْ أَهْلِ النَّارِ لَمْ أَرَهُمَا قَوْمٌ مَعَهُمْ سِيَاطٌ كَأَذْنَابِ الْبَقَرِ يَضْرِبُونَ بِهَا النَّاسَ وَنِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مُمِيلاَتٌ مَائِلاَتٌ رُءُوسُهُنَّ كَأَسْنِمَةِ الْبُخْتِ الْمَائِلَةِ لاَ يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ وَلاَ يَجِدْنَ رِيحَهَا وَإِنَّ رِيحَهَا لَيُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ كَذَا وَكَذَا

“Ada dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat: [1] Suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi untuk memukul manusia dan [2] para wanita yang berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan sekian dan sekian.” (HR. Muslim no. 2128)

Hadits ini merupakan tanda mukjizat kenabian. Kedua golongan ini sudah ada di zaman kita saat ini. Hadits ini sangat mencela dua golongan semacam ini. Kerusakan seperti ini tidak muncul di zaman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam karena sucinya zaman beliau, namun kerusakan ini baru terjadi setelah masa beliau hidup (Lihat Syarh Muslim, 9/240 dan Faidul Qodir, 4/275). Wahai Rabbku. Dan zaman ini lebih nyata lagi terjadi dan kerusakannya lebih parah.

Saudariku, pahamilah makna ‘kasiyatun ‘ariyatun’

An Nawawi dalam Syarh Muslim ketika menjelaskan hadits di atas mengatakan bahwa ada beberapa makna kasiyatun ‘ariyatun.

Makna pertama: wanita yang mendapat nikmat Allah, namun enggan bersyukur kepada-Nya.

Makna kedua: wanita yang mengenakan pakaian, namun kosong dari amalan kebaikan dan tidak mau mengutamakan akhiratnya serta enggan melakukan ketaatan kepada Allah.

Makna ketiga: wanita yang menyingkap sebagian anggota tubuhnya, sengaja menampakkan keindahan tubuhnya. Inilah yang dimaksud wanita yang berpakaian tetapi telanjang.

Makna keempat: wanita yang memakai pakaian tipis sehingga nampak bagian dalam tubuhnya. Wanita tersebut berpakaian, namun sebenarnya telanjang. (Lihat Syarh Muslim, 9/240)

Pengertian yang disampaikan An Nawawi di atas, ada yang bermakna konkrit dan ada yang bermakna maknawi (abstrak). Begitu pula dijelaskan oleh ulama lainnya sebagai berikut.
Ibnu ‘Abdil Barr rahimahullah mengatakan, “Makna kasiyatun ‘ariyatun adalah para wanita yang memakai pakaian yang tipis yang menggambarkan bentuk tubuhnya, pakaian tersebut belum menutupi (anggota tubuh yang wajib ditutupi dengan sempurna). Mereka memang berpakaian, namun pada hakikatnya mereka telanjang.” (Jilbab Al Mar’ah Muslimah, 125-126)
Al Munawi dalam Faidul Qodir mengatakan mengenai makna kasiyatun ‘ariyatun, “Senyatanya memang wanita tersebut berpakaian, namun sebenarnya dia telanjang. Karena wanita tersebut mengenakan pakaian yang tipis sehingga dapat menampakkan kulitnya. Makna lainnya adalah dia menampakkan perhiasannya, namun tidak mau mengenakan pakaian takwa. Makna lainnya adalah dia mendapatkan nikmat, namun enggan untuk bersyukur pada Allah. Makna lainnya lagi adalah dia berpakaian, namun kosong dari amalan kebaikan. Makna lainnya lagi adalah dia menutup sebagian badannya, namun dia membuka sebagian anggota tubuhnya (yang wajib ditutupi) untuk menampakkan keindahan dirinya.” (Faidul Qodir, 4/275)

Hal yang sama juga dikatakan oleh Ibnul Jauziy. Beliau mengatakan bahwa makna kasiyatun ‘ariyatun ada tiga makna.

Pertama: wanita yang memakai pakaian tipis, sehingga nampak bagian dalam tubuhnya. Wanita seperti ini memang memakai jilbab, namun sebenarnya dia telanjang.

Kedua: wanita yang membuka sebagian anggota tubuhnya (yang wajib ditutup). Wanita ini sebenarnya telanjang.

Ketiga: wanita yang mendapatkan nikmat Allah, namun kosong dari syukur kepada-Nya. (Kasyful Musykil min Haditsi Ash Shohihain, 1/1031)

Kesimpulannya adalah kasiyatun ‘ariyat dapat kita maknakan: wanita yang memakai pakaian tipis sehingga nampak bagian dalam tubuhnya dan wanita yang membuka sebagian aurat yang wajib dia tutup.

Tidakkah Engkau Takut dengan Ancaman Ini ?

Lihatlah ancaman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Memakaian pakaian tetapi sebenarnya telanjang, dikatakan oleh beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, “wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan sekian dan sekian.”
Perhatikanlah saudariku, ancaman ini bukanlah ancaman biasa. Perkara ini bukan perkara sepele. Dosanya bukan hanya dosa kecil. Lihatlah ancaman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam di atas. Wanita seperti ini dikatakan tidak akan masuk surga dan bau surga saja tidak akan dicium. Tidakkah kita takut dengan ancaman seperti ini?

An Nawawi rahimahullah menjelaskan maksud sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam: ‘wanita tersebut tidak akan masuk surga’. Inti dari penjelasan beliau rahimahullah:
Jika wanita tersebut menghalalkan perbuatan ini yang sebenarnya haram dan dia pun sudah mengetahui keharaman hal ini, namun masih menganggap halal untuk membuka anggota tubuhnya yang wajib ditutup (atau menghalalkan memakai pakaian yang tipis), maka wanita seperti ini kafir, kekal dalam neraka dan dia tidak akan masuk surga selamanya.
Dapat kita maknakan juga bahwa wanita seperti ini tidak akan masuk surga untuk pertama kalinya. Jika memang dia ahlu tauhid, dia nantinya juga akan masuk surga. Wallahu Ta’ala a’lam. (Lihat Syarh Muslim, 9/240)

Jika ancaman ini telah jelas, lalu kenapa sebagian wanita masih membuka auratnya di khalayak ramai dengan memakai rok hanya setinggi betis? Kenapa mereka begitu senangnya memamerkan paha di depan orang lain? Kenapa mereka masih senang memperlihatkan rambut yang wajib ditutupi? Kenapa mereka masih menampakkan telapak kaki yang juga harus ditutupi? Kenapa pula masih memperlihatkan leher?!

Sadarlah, wahai saudariku! Bangkitlah dari kemalasanmu! Taatilah Allah dan Rasul-Nya! Mulailah dari sekarang untuk merubah diri menjadi yang lebih baik ….

Sangat dibolehkan untuk menyebarkan ini

Sunday, December 4, 2011

Hal -hal Tentang Masjid




Masjid dalam arti sempit merupakan tempat yg mulia di sisi Allah SWT. Karena itu Allah memberikan perhatian yg sangat khusus terhadap tempat tersebut. Hal itu terbukti dgn banyaknya janji yg ditebar oleh Allah SWT terhadap orang-orang yg mau memelihara dan membangun tempat itu. Salah satu di antara sekian banyak janji itu adl bahwa Allah akan membuatkan rumah di surga bagi orang yg menggunakan hartanya utk membangun masjid. Janji ini sesuai dgn sabda Nabi saw “Barangsiapa membangun dari harta yg halal sebuah masjid utk Allah maka Allah mesti membangunkan rumah untuknya di Sorga.” Namun masjid dalam arti yg sangat luas adl semua bumi Allah SWT ini. Hal ini sesuai dgn sabda Rasul saw “.. dan dijadikan bagiku semua bumi ini sebagai masjid dan sebagai sesuatu yg suci- mensucikan .” Sebab kapan saja kita hendak melakukan salat maka di mana saja di bumi Allah ini kita bisa melakukannya tanpa harus mencari masjid atau mushalla. Bahkan di halaman rumah pun boleh di jalan raya pun boleh yg penting tempat yg kita gunakan salat itu suci. Berbeda dgn agama non Islam yg mengharuskan penyembahannya di lakukan di dalam gereja pura dan lain-lain. Selanjutnya dalam referensi Islam klasik kita tidak temukan istilah ‘mushalla’ sebagaimana lazimnya istilah tersebut pada saat ini. Di Timur Tengah sendiri sampai saat ini -konon- tidak ditemukan istilah ‘mushalla’ sebagai sebuah bangunan berbeda dgn istilah ‘mushalla’ sebagai sebuah tempat salat. Istilah yg sudah umum utk wilayah Timur Tengah tersebut adl masjid baik bangunannya kecil maupun besar. Hanya saja di sana terjadi pembatasan nama. Untuk masjid yg tidak digunakan salat Jum’at dinamakan masjid saja tidak ada embel-embel yg lain seperti istilah mushalla yg ada di Indonesia. Akan tetapi utk masjid yg digunakan salat Jum’at maka masjid tersebut -biasanya- dinamakan dgn nama masjid Jami’ . Dan perbedaan kedua istilah tersebut tidaklah terlalu penting bagi kita. Meski begitu tema yg menjadi pokok bahasan kita pada edisi ini adl masjid dalam arti sebuah bangunan yg dikhususkan utk salat. Oleh krn itu Allah SWT dan Rasul-Nya memberi perhatian yg luas terhadap tempat tersebut. Perhatian tersebut menyangkut etika kita terhadap masjid atau hukum-hukum yg diberikan Allah SWT terhadap orang-orang yg menyalahgunakanatau menyalahfungsikan masjid itu sendiri. Adapun etika-etika dan hukum-hukum tersebut adl sebagai berikut
1.       Hendakya kita selalu menjaga dan memelihara kesucian serta kebersihan masjid dgn memberikan wangi-wangian menyapu kotorannya dan lain-lain.

Hal ini sesuai dgn sabda Nabi saw Dari Aisyah ra berkata “Rasulullah saw perintah agar masjid-masjid itu dibangun di dalam rumah-rumah dan hendaknya masjid-masjid itu dibersihkan dan diberi wangi-wangian.” . Dalam hadis tersebut terdapat satu dalil bahwa masjid-masjid yg diberlakukan seperti itu haruslah masjid-masjid yg disediakan utk kepentingan umat Islam secara umum bukan masjid yg merupakan milik pribadi dan utk kepentingan pribadi dan keluarganya.

2.       Dilarang keras menjadikan makam-makam para Nabi dan orang-orang saleh menjadi masjid.

Hal ini dimaksudkan utk saddudz Dzarii’ah agar umat Islam tidak mengagungkan benda-benda mati sebagaimana yg dilakukan oleh para penyembah berhala dan patung. Karena pengagungan seperti itu akan menyebabkan pengkultusan dan pengkultusan sendiri akan mengarah kepada kemusyrikan wal’iyadzu billahi. Selain itu kalau umat Islam melakukan seperti itu berarti mereka tasyabbuh . Padahal tasyabbuh dilarang keras dalam Islam. Hal itu sesuai dgn hadis Abu Hurairah di bawah ini Dari Abu Hurairah ra berkata Rasulullah saw bersabda “Allah telah melaknat orang-orang Yahudi yg menjadikan makam para Nabi mereka sebagai masjid.” . Dari Aisyah ra berkata “Sesungguhnya Ummu Habibah dan Ummu Salamah keduanya menyebutkan kepada Rasulullah saw sebuah gereja yg banyak gambar-gambarnya yg pernah dilihat di Habasyah kemudian Rasul saw bersabda ‘Sesunggunya mereka apabila ada orang saleh yg meninggal maka mereka membangun masjid di atas makamnya dan mereka menggambar beberapa gambar mereka adl sejelek-jelek makhluk di sisi Allah pada hari Kiamat’.” Hikmah dilarangnya mendirikan masjid di atas makam - Saddud Dzaraa’i’ dan menghindari tasyabbuh dgn orang-orang kafir.- Menghindari tabdzir dan penyia-nyiaan harta tanpa kemanfaatan yg berarti.- Karena hal itu akan menyebabkan penghormatan terhadap makam dgn penghormatan yg bukan semestinya.

3.       Dilarang bertanya-tanya dan mencari-cari mengenai barang yg hilang di dalam masjid.

Hal itu sesuai dgn hadis Nabi saw dibawah ini Dari Abu Hurairah ra berkata Rasululah saw bersabda “Barangsiapa mendengar seseorang yg mencari-cari barang yg hilang di dalam masjid maka hendaknya dia berdo’a ‘Semoga Allah tidak mengembalikan barang itu kepadamu’karena masjid-masjid itu tidak dibangun utk hal ini’.” .

4.       Dilarang jual-beli di dalam masjid.

 Hal ini sesuai dgn hadis Nabi saw dibawah ini Dari Abu Hurairah ra bahwa Rasulullah saw bersabda “Apabila kamu melihat orang yg berjualan atau membeli jualan itu di dalam masjid maka katakan kepadanya ‘Semoga Allah tidak memberi keuntungan daganganmu’.” . Bagi orang yg melihat hal tersebut wajib mengingatkannya sambil berdo’a dgn do’a tersebut seraya diucapkannya dgn keras. Alasannya krn masjid tidak dibangun utk hal ini.

5.       Tidak diperkenankan utk saling membanggakan masjid baik dgn ucapan maupun perbuatan.

Karena saling membanggakan masjid termasuk tanda-tanda hari kiamat Hal ini sesuai dgn hadis Nabi saw dibawah ini Dari Anas ra berkata Rasulullah saw “Hari Kiamat tidak akan bangkit sehingga oang-orang saling membanggakan masjid-masjidnya.” .

6.       Melakukan salat Tahiyyatul Masjid dua rakaat tiap kali masuk masjid.

Hal itu dimaksudkan utk menghormati masjid tempat yg sangat dimulyakan Allah sebagaimana sabda Nabi saw dibawah ini Dari Abu Qatadah ra Rasulullah saw bersabda “Apabila salah seorang di antara kalian masuk masjid maka janganlah duduk terlebih dahulu sampai dia melakukan salat dua rakaat.” . Sesuai dgn zahir hadis tersebut salat Tahiyyatul Masjid bisa dilakukan kapan saja sekalipun pada waktu karahah yaitu setelah salat subuh sampai matahari terbit ketika waktu istiwa’ dan setelah salat Ashar sampai matahari terbenam. Namun demikian para ulama masih berbeda pendapat dalam masalah ini ada yg tetap menyunnahkannya pada waktu karahah dan ada pula yg melarangnya pada waktu karahah. Disamping itu berdasarkan zahir hadis apabila seseorang telah duduk maka tidak disunnahkan berdiri lagi utk melakukan salat Tahiyyatul Masjid. Akan tetapi hal tersebut dibantah oleh sekelompok ulama seraya mengatakan tetap disunnahkan salat Tahiyyatul Masjid meski telah duduk. Hal itu berdasarkan hadis Abu Dzarr yg diriwayatkan oleh Ibnu Hibban dalam sahihnya bahwa Abu Dzarr masuk ke dalam masjid lalu Nabi saw bertanya kepadanya “Anda sudah salat dua rakaat?” dia menjawab “belum.” Lalu Nabi menimpalinya “Berdirilah lalu salatlah dua rakaat.” . Perlukah Salat Tahiyyatul Masjid di Masjidil Haraam? Untuk masjidil haram maka tidak disunnahkan salat Tahiyyatul Masjid. Akan tetapi disunnahkan melakukan tawaf. Sebab tahiyyah terhadap masjidil haram adl dgn melakukan tawaf. Hal itu sudah dipraktikkan Nabi saw sendiri tiap kali masuk masjidil haram bahwa Nabi saw memulainya dgn tawaf sebagaimana yg telah dijelaskan oleh Imam Ibnu al-Qayyim dalam kitabnya ‘al-Huda’. Perlukah Salat Tahiyyatul Masjid ketika Salat Fardhu Telah Didirikan? Bagi orang yg datangnya ke masjid terlambat sehingga masuk ke dalamnya bersamaan dgn didirikannya salat fardhu maka tidak perlu bagi dia melakukan salat Tahiyyatul Masjid. Akan tetapi cukuplah bagi dia langsung menggabung kepada salat jamaah yg sudah didirikan tersebut dan bagi dia salat Tahiyyatul Masjid itu sudah tercakup dalam salat fardhu yg dilakukannya. Bahkan kalau dia sampai melakukan salat Tahiyyatul Masjid terlebih dahulu maka hal itu terlarang. Hal ini berdasarkan hadis Nabi saw “Apabila salat telah didirikan maka tidak ada salat lagi kecuali salat fardhu.” Wallahu A’lamu. Sumber Subulus Salaam Muhammas bin Ismail as-Shan’ani Al-Islam - Pusat Informasi dan Komunikasi Islam Indonesia

Keutamaan masjid dibandingkan tempat yang lainnya
Imam Muslim rahimahullah meriwayatkan di dalam Shahihnya :
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَحَبُّ الْبِلَادِ إِلَى اللَّهِ مَسَاجِدُهَا وَأَبْغَضُ الْبِلَادِ إِلَى اللَّهِ أَسْوَاقُهَا
Dari Abu Hurairah -radhiyallahu’anhu- Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Bagian negeri yang paling Allah cintai adalah masjid-masjidnya, dan bagian negeri yang paling Allah benci adalah pasar-pasarnya.” (HR. Muslim dalam Kitab al-Masajid wa Mawadhi’ as-Shalah)


Keutamaan membangun masjid ikhlas karena Allah
imam Muslim rahimahullah meriwayatkan di dalam Shahihnya :
عَنْ عُثْمَانِ بْنَ عَفَّانَ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ بَنَى مَسْجِدًا لِلَّهِ بَنَى اللَّهُ لَهُ فِي الْجَنَّةِ مِثْلَهُ
Dari Utsman bin Affan -radhiyallahu’anhu- dia berkata; Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang membangun masjid ikhlas karena Allah maka Allah akan membangunkan baginya yang serupa dengannya di surga.” (HR. Muslim dalam Kitab al-Masajid wa Mawadhi’ as-Shalah)

Tidak boleh membangun masjid di tanah pekuburan
Imam Muslim meriwayatkan di dalam Shahihnya :
عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ أُمَّ حَبِيبَةَ وَأُمَّ سَلَمَةَ ذَكَرَتَا كَنِيسَةً رَأَيْنَهَا بِالْحَبَشَةِ فِيهَا تَصَاوِيرُ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ أُولَئِكِ إِذَا كَانَ فِيهِمْ الرَّجُلُ الصَّالِحُ فَمَاتَ بَنَوْا عَلَى قَبْرِهِ مَسْجِدًا وَصَوَّرُوا فِيهِ تِلْكِ الصُّوَرَ أُولَئِكِ شِرَارُ الْخَلْقِ عِنْدَ اللَّهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
Dari ‘Aisyah -radhiyallahu’anha- bahwa Ummu Habibah dan Ummu Salamah menceritakan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengenai sebuah gereja yang mereka lihat di negeri Habasyah, di dalam gereja itu terdapat gambar-gambar. Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya mereka itu apabila di antara mereka terdapat orang yang soleh yang meninggal maka mereka pun membangun di atas kuburnya sebuah masjid/tempat ibadah dan mereka memasang di dalamnya gambar-gambar untuk mengenang orang-orang soleh tersebut. Mereka itu adalah makhluk yang paling buruk di sisi Allah pada hari kiamat kelak.” (HR. Muslim dalam Kitab al-Masajid wa Mawadhi’ as-Shalah)

Tidak boleh menyerupai Yahudi dan Nasrani
Imam Muslim meriwayatkan di dalam Shahihnya :
عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي مَرَضِهِ الَّذِي لَمْ يَقُمْ مِنْهُ لَعَنَ اللَّهُ الْيَهُودَ وَالنَّصَارَى اتَّخَذُوا قُبُورَ أَنْبِيَائِهِمْ مَسَاجِدَ
Dari ‘Aisyah -radhiyallahu’anha- dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda ketika beliau sedang menderita sakit yang membuatnya tidak bisa bangun -menjelang wafat, pen-, “Allah melaknat Yahudi dan Nasrani; mereka menjadikan kubur-kubur nabi-nabi mereka sebagai tempat ibadah.” (HR. Muslim dalam Kitab al-Masajid wa Mawadhi’ as-Shalah)

Larangan menjadikan kubur orang soleh sebagai tempat ibadah
Imam Muslim rahimahullah meriwayatkan di dalam Shahihnya :
عَنْ جُنْدَبِ قَالَ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَبْلَ أَنْ يَمُوتَ بِخَمْسٍ وَهُوَ يَقُولُ إِنِّي أَبْرَأُ إِلَى اللَّهِ أَنْ يَكُونَ لِي مِنْكُمْ خَلِيلٌ فَإِنَّ اللَّهَ تَعَالَى قَدْ اتَّخَذَنِي خَلِيلًا كَمَا اتَّخَذَ إِبْرَاهِيمَ خَلِيلًا وَلَوْ كُنْتُ مُتَّخِذًا مِنْ أُمَّتِي خَلِيلًا لَاتَّخَذْتُ أَبَا بَكْرٍ خَلِيلًا أَلَا وَإِنَّ مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ كَانُوا يَتَّخِذُونَ قُبُورَ أَنْبِيَائِهِمْ وَصَالِحِيهِمْ مَسَاجِدَ أَلَا فَلَا تَتَّخِذُوا الْقُبُورَ مَسَاجِدَ إِنِّي أَنْهَاكُمْ عَنْ ذَلِكَ
Dari Jundab -radhiyallahu’anhu-, dia berkata; Aku mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda lima hari sebelum beliau meninggal, “Sesungguhnya aku berlepas diri kepada Allah bahwa aku tidak akan menjadikan seorang pun dari kalian sebagai kekasihku, karena sesungguhnya Allah ta’ala telah menjadikan aku sebagai kekasih-Nya sebagaimana Dia telah menjadikan Ibrahim sebagai kekasih-Nya. Kalau seandainya ku diijinkan untuk mengangkat seorang kekasih dari kalangan umatku, maka niscaya akan aku jadikan Abu Bakar sebagai kekasih. Ingatlah, sesungguhnya orang-orang sebelum kalian biasa menjadikan kubur para nabi dan orang-orang soleh di antara mereka sebagai tempat ibadah, sesungguhnya aku melarang kalian melakukan hal semacam itu.” (HR. Muslim dalam Kitab al-Masajid wa Mawadhi’ as-Shalah)

Menjaga kebersihan masjid dari kotoran
Imam Muslim rahimahullah meriwayatkan di dalam Shahihnya :
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْبُزَاقُ فِي الْمَسْجِدِ خَطِيئَةٌ وَكَفَّارَتُهَا دَفْنُهَا
Dari Anas bin Malik -radhiyallahu’anhu- dia berkata; Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Berludah di masjid adalah kesalahan dan peleburnya adalah dengan menguburkannya.” (HR. Muslim dalam Kitab al-Masajid wa Mawadhi’ as-Shalah)

Boleh membawa anak kecil ke masjid
Imam Muslim rahimahullah meriwayatkan di dalam Shahihnya :
عَنْ أَبِي قَتَادَةَ الْأَنْصَارِيِّ قَالَ رَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَؤُمُّ النَّاسَ وَأُمَامَةُ بِنْتُ أَبِي الْعَاصِ وَهِيَ ابْنَةُ زَيْنَبَ بِنْتِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى عَاتِقِهِ فَإِذَا رَكَعَ وَضَعَهَا وَإِذَا رَفَعَ مِنْ السُّجُودِ أَعَادَهَا
Dari Abu Qatadah al-Anshari -radhiyallahu’anhu- dia berkata; Aku melihat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengimami para sahabat sedangkan Umamah binti Abi al-’Ash -yaitu anak perempuan Zainab putri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam- berada di atas bahunya. Apabila beliau ruku’ maka beliau meletakkannya dan apabila bangkit dari sujud maka beliau mengembalikannya.” (HR. Muslim dalam Kitab al-Masajid wa Mawadhi’ as-Shalah)

Tidak mengganggu jama’ah yang lain dengan bau yang tak sedap (rokok dsb)
Imam Muslim rahimahullah meriwayatkan di dalam Shahihnya :
عَنْ ابْنِ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ أَكَلَ مِنْ هَذِهِ الْبَقْلَةِ فَلَا يَقْرَبَنَّ مَسَاجِدَنَا حَتَّى يَذْهَبَ رِيحُهَا يَعْنِي الثُّومَ
Dari Ibnu Umar -radhiyallahu’anhuma- Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang memakan sayuran seperti ini maka janganlah dia mendekat ke masjid-masjid kami sampai baunya telah hilang.” Maksudnya adalah bawang (HR. Muslim dalam Kitab al-Masajid wa Mawadhi’ as-Shalah)


Cara Makan Rasulullah SAW

bismillahirrahmanirrahim






he he he ini juga copas ... dari
http://cara-muhammad.com/perilaku/cara-makan/ 


Makan adalah aktivitas yang pasti dilakukan setiap manusia. Cara dan pola makan sangat berpengaruh pada kesehatan jasmani, bahkan rohani kita. Rasulullah Muhammad SAW telah mencontohkan cara dan pola makan ideal yang membuatnya hanya pernah 3x sakit selama hidupnya.
Prinsip yang selalu dipegang Rasulullah Muhammad terkait dengan makanan adalah:
  1. Hanya makan makanan yang Halal (diperbolehkan sesuai syariat) dan Thayyib (baik gizi dan kandungannya)
  2. Jangan pernah makan hingga terlalu kenyang.
  3. Jangan tergoda makan lagi sesudah kenyang :D
  4. Jangan makan melebihi sepertiga perut, karena sepertiga lainnya adalah untuk minuman dan sepertiga terakhir untuk udara (nafas).
Tata cara makan Rasulullah Muhammad SAW adalah sebagai berikut:
  1. Bacalah doa sebelum makan;
    1. Minimal bacalah basmalah: “Bismillah“.
    2. Jika kita lupa membaca doa, lalu teringat ketika sedang makan, bacalah: “Bismillahi fii awwalihi wa aakhirihi“, yang artinya: “Dengan menyebut nama Allah pada awal dan akhirnya”.
  2. Duduklah dengan baik, tegap dan tidak bersandar, agar makanan turun dengan sempurna;
  3. Mencuci tangan sebelum makan;
  4. Makanlah dengan tangan kanan;
  5. Bersikaplah sederhana dan tidak berlebihan ketika makan;
  6. Mulailah makan dari hidangan atau porsi yang terdekat dengan kita;
  7. Jangan memenuhi mulut dengan makanan yang terlalu banyak;
  8. Jangan banyak bicara ketika sedang makan;
  9. Jika memungkinkan, makanlah bersama-sama (tidak berpencar sendiri);
  10. Jika makan bersama-sama dari satu tempat makan, jangan mengembalikan makanan yang tersisa di tangan ke tempat makan. Jadi cukup ambil suapan seperlunya saja sehingga tidak bersisa di tangan;
  11. Jangan mengeluarkan suara keras ketika sedang mengunyah makanan karena akan mengganggu orang lain;
  12. Jangan mengawasi dan melihat-lihat orang yang sedang makan, karena orang yang diawasi akan merasa terganggu dan mengurangi selera makannya :)
  13. Jangan menyisakan makanan di piring (tempat makan);
  14. Dianjurkan untuk membersihkan tangan dan jari-jari dengan mulut ketika selesai makan;
  15. Jika ada makanan yang jatuh, jika memungkinkan, dipungut, dibersihkan, lalu dimakan kembali;
  16. Setelah selesai makan, bacalah hamdalah: “Alhamdulillah“;
  17. Cuci tangan kembali setelah makan.
Beberapa kebiasaan Rasulullah SAW yang baik kita tiru:
  1. Setelah subuh, Rasulullah SAW meminum segelas air yang dicampur dengan sesendok madu asli;
  2. Ketika masuk waktu dhuha, Rasulullah SAW selalu makan tujuh butir kurma matang;
  3. Menjelang sore hari, Rasulullah SAW mengkonsumsi cuka dan minyak zaitun, tentu saja dikonsumsi dengan makanan pokok, seperti roti :)
  4. Di malam hari, menu utama Rasulullah SAW adalah sayur-sayuran;
  5. Jika sedang berpuasa, Rasulullah SAW berbuka dengan segelas susu dan kurma, kemudian sholat magrib;
  6. Tidak makan lebih dari satu jenis makanan panas atau makanan dingin secara bersamaan;
  7. Tidak makan ikan dan daging dalam satu waktu;
  8. Tidak langsung tidur setelah makan; :D
  9. Tidak terlalu banyak makan daging.
Beberapa makanan kesukaan Rasulullah SAW tapi tidak rutin dikonsumsi adalah:
  1. Tsarid, yaitu campuran roti dan daging dengan kuah air masak (mirip bubur ayam);
  2. Buah yathqin atau labu manis;
  3. Anggur.
alhamdulillahirabbilalaminCatatan penting:
Doa sebelum makan yang berbunyi: “Allahumma baarik llanaa fiima razaqtanaa waqinaa adzaa ban-naar”, yang artinya: “segala puji bagi Allah yang telah memberikan nikmat kepada kami dan menunjuki kami”, serta doa setelah makan yang berbunyi: “Alhamdulillahilladzi ath’amana wa saqana fa arwana wa kullul ihsan ataana”, yang artinya: “segala puji bagi Allah yang telah memberikan nikmat kepada kami dan menunjuki kami. Dan segala puji bagi Allah yang telah memberi makan dan minum kepada kami sampai kami puas dan segala kebaikan yang telah datang kepada kami”, disebut oleh Imam Bukhori dan Imam Abu Hatim sebagai: ”Mungkarul hadits jiddan (hadits yang sangat munkar).” Demikian diterangkan oleh Imam Dzahabi di Mizan-nya (3/548-549) dan Al Hafizh Ibnu Hajar dikitabnya Lasaanul Mizan (5/165-166) dan Imam Al’Uqailiy di kitabnya Adh Dhu’afaa’ (4/67-68). Wallahu’alam bishawab :)
Referensi:
  1. Rasulullah SAW bersabda: “Cukuplah bagi manusia untuk mengkonsumsi beberapa suap makanan saja untuk menegakkan tulang sulbinya (rusuknya)”
  2. Rasulullah SAW bersabda: “Jika tidak bisa demikian, maka hendaknya ia memenuhi sepertiga lambungnya untuk makanan, sepertiga untuk minuman dan sepertiga untuk bernafas”
  3. Apabila seseorang di antara kamu memakan makanan, katakanlah ‘Bismillah’. Apabila lupa pada permulaannya, katakanlah ‘Bismillahi fii awwalihi wa aakhirihi.’” (HR. Abu Dawud dan at-Tirmidzi)
  4. Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya aku tidak makan dengan bersandar”
  5. Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa yang makan tujuh butir korma, maka akan terlindungi dari racun”
  6. Ceramah Umum “ghidza`unnabi” oleh Prof. Dr. Musthofa Romadlon di Wisma Nusantara, Kairo, Mesir) ditulis oleh Muhammad As’ad Mahmud, Lc. dan diceritakan kembali oleh bangdha.multiply.com
  7. Islamhouse.com
  8. http://cara-muhammad.com/perilaku/cara-makan/